Dilema
Senja itu datang lagi,
namun ku tahu kedatangannya bukanlah untukku.
Tak lama kemudian purnama ufuk timur tiba-tiba muncul,
dengan senyum lembutnya ia sapa aku.
Tapi kusadar ia tak lagi sendiri,
sang kejora tlah memikat hatinya.
Hmm... sungguh suatu
dilema yang kualami.
Dalam kebimbangan,
sang bayu datang membelai lembut jiwaku.
Lentik jemarinya merasuk relung sukma.
Namun ku tak tahu, adakah kedatangannya
untukku atau hanya datang dan berlalu.
Aku tak tahu dan aku tak mau tahu ...
biarlah semua berlalu,
datang dan pergi dalam hidupku ...





Post a Comment